Kepuasan

Kita perhatikan, orang-orang yang suka mendaki gunung.
Jauh-jauh, capek-capek, bawa tas yang berat, menuju puncak gunung yang tinggi, ujung-ujungnya bilang begini:
"Lihatlah pemandangan di bawah sana itu, sungguh indah sekali"
Padahal, yang di bawah sana itu, yang di sebut indah itu, itu adalah area yang tadi / kemarin sudah dilalui, saat perjalanan menuju puncak gunungnya.
Jika kita benar-benar sadari, semua bentuk pengejaran menuju puncak keberhasilan, hanyalah untuk melihat keindahan yang ada di bawah.
Saat ini, mungkin ada di antara anda, yang merasa masih ada di bawah, Anda merasa perjalanan di posisi anda, sama sekali tidak ada keindahannya..
Penuh lika liku melelahkan, dimana banyak hal, layak untuk dikeluhkan. Anda berpikir, di puncak keberhasilan nanti, akan menemukan keindahan itu.
Padahal, saat di puncak keberhasilan anda, anda akan menemukan keindahan berupa, memory perjalanan anda saat masih di bawah, yang mungkin "berdarah-darah yang anda dulu lihat semua itu tidak indah.
Bagi anda yang masih ada di bawah, sadarilah bahwa anda, sedang membentuk pemandangan indah, yang nantinya, akan anda kagumi, saat anda sampai di puncak keberhasilan, suatu saat nanti..Apa yang sebenarnya nanti ingin anda lihat, yang ingin anda cari, keindahan itu, sudah ada pada proses hidup, yang sedang anda jalani saat iniYa, posisi yang anda sebut di bawah ini..Sekali lagi,
Iya, saat ini, sekarang ini, yang posisinya di bawah sini ini
Anda tidak pernah tahu, apakah jatah umur anda, cukup untuk sampai ke puncak atau tidak
Jika demikian adanya, mengapa anda harus menunggu sampai di atas dulu, untuk melihat keindahan yang ada di bawah ini?
*Lihatlah keindahan sejak mulai dari bawah sini. Bersyukur selalu adalah kunci dari kebahagiaan

<dari wa group>